Stasiun Televisi Idaman

Tidak diragukan lagi, tabung (tube) yang berada di setiap rumah ini telah banyak mempengaruhi masyarakat: televisi. Tahun 1976, sebuah film satire berjudul Network telah menjelaskan bagaimana televisi mampu menipu manusia—menipu dalam arti harfiah. Howard Beale yang berperan sebagai seorang pembawa acara di UBS menjelaskan seluk-beluk televisi. Penjelasannya itu masih relevan hingga sekarang. Meski secara perlahan, peran televisi sudah mulai terbagi oleh internet.

Ketika mendapat kesempatan membawakan acara The Howard Beale Show, ucapannya itu mampu merubah banyak orang. Ada orang-orang yang sudah puluhan tahun merasa tidak perlu lagi melihat televisi. Saya coba ringkaskan inti dari ucapannya:
Lanjutkan membaca “Stasiun Televisi Idaman”

Penting untuk Orang Tua, Anak, dan Masa Depan!

Tulisan ini merupakan hasil seminar Elly Risman, M.Psi dari Yayasan Buah Hati pada tanggal 30 Oktober 2010 di Jakarta. Sangat penting untuk orang tua sebagai pendidik anak; bagi keluarga sebagai madrasah pertama; dan demi masa depan anak-anak sebagai pewaris kita. Sengaja saya muat ulang dari Amminee’s Blog agar semakin banyak yang membaca dan sadar. Semoga bermanfaat.

Panjang tapi sangat menarik buat orang tua agar aware. Seminar dibuka dengan layar presentasi yang menayangkan contoh SMS anak sekarang, dengan huruf biasa tapi dibuat secara ALAY. Dibuat sedemikian rupa sehingga kami, seluruh orang tua yang ada di ruangan seminar, tidak ada yang bisa membaca SMS apakah itu? Apa maksud SMS tersebut?
Lanjutkan membaca “Penting untuk Orang Tua, Anak, dan Masa Depan!”

Jangan Sampai Facebook Putuskan Tali Silaturahmi

Lagi-lagi kemajuan teknologi memainkan peran negatifnya. Sesuatu yang awalnya membuat kita dapat bersosialisasi dengan baik, tiba-tiba saja membuat kita menjadi tidak dapat bersosialisasi dengan baik. Tentu hal ini bergantung pada pribadi si pengguna. Bisa saja seseorang lebih “pintar” bersosialisasi di dunia maya karena dia tidak perlu malu. Tapi di dunia nyata, dia malah menjadi kikuk. Kepribadian ganda, kah?

Mungkin karena hal-hal seperti itu (mungkin lho ya…), teman saya mengetik  dalam status Twitter-nya:
Lanjutkan membaca “Jangan Sampai Facebook Putuskan Tali Silaturahmi”