Melukiskan Peristiwa Asyura adalah Jalan Hidup

Cobalah membaca kisah yang menimpa ahlulbait. Atau mendengar cerita pembunuhan yang terjadi di Karbala. Dalam pikiran, kita akan membayangkan tragedi yang terjadi saat itu. Lalu tak terasa, air mata menetes. Bayangan dan imajinasi itu juga muncul dalam benak Hassan Roholamin. Dengan penuh perasaan, dia menuangkan narasi dan peristiwa ke dalam kanvas. Akhirnya, momen yang dialami ahlulbait dan keturunannya terekam dalam bingkai.

Lanjutkan membaca “Melukiskan Peristiwa Asyura adalah Jalan Hidup”

Ulama Iran Mengkritik Beberapa Cerita Asyura

Tragedi Karbala pada hari Asyura adalah sejarah yang gamblang. Orang yang mempelajari sejarah tahu kalau peristiwa itu terdokumentasi dengan baik. Sumbernya banyak sekali. Namun sejarah tetap tak terlepas dari distorsi atau tahrif. Apa itu tahrif? Syahid Motahhari mengatakan, tahrif dalam bahasa Arab berasal dari kata harrafa. Artinya memiringkan, mencondongkan, mengubah, mendistorsi. Maksudnya membuat sesuatu menyimpang dari jalur atau posisi semula.

Lanjutkan membaca “Ulama Iran Mengkritik Beberapa Cerita Asyura”

Cerita Populer tentang Asyura Namun Diragukan

Ormas Ahlulbait Indonesia mengeluarkan imbauan tentang majelis Muharam. Isinya ada 14 poin. Salah satunya: menghindari penukilan sejarah secara berlebihan. Maksudnya secara tidak proporsional. Atau kisah yang sulit dicerna—meski boleh jadi benar. Hal kontroversial atau tidak ada landasan yang kuat, jangan disampaikan. Terlebih penisbatan ungkapan yang sebenarnya tidak pernah disampaikan oleh ahlulbait a.s.

Lanjutkan membaca “Cerita Populer tentang Asyura Namun Diragukan”