Zainab binti Ali: Sang Singa Betina dari Karbala

Suatu hari, Dr. Amineh Hoti sedang berada di kantornya di Komisi Pendidikan Tinggi Pakistan. Pegawai baru di samping ruangannya datang dan mengucapkan salam. Memakai peci dan berjanggut, pegawai itu nampak heran dengan seorang wanita yang bekerja di lembaga pemerintahan. “Apa yang kamu lakukan?” katanya. Dr. Aminah mengatakan bahwa dia sedang mengerjakan sistem pendidikan Seerat yang mengajarkan perdamaian dan persatuan. Tapi tiba-tiba, pria itu berkata, “Syiah itu kafir.”

Lanjutkan membaca “Zainab binti Ali: Sang Singa Betina dari Karbala”

Bermimpi Imam Ridha, Farshchian Lukis “Sang Penjamin Rusa”

Tahun 817, Khalifah Abbasiyah bernama Al-Ma’mun memanggil paksa seorang keturunan nabi saw. bernama Imam Ali Al-Ridha. Imam Ridha, yang merupakan salah seorang imam Syiah, akhirnya meninggalkan Madinah menuju Khorasan, Iran. Melintasi belantara, Imam melihat pemburu sedang membidikkan anak panah untuk membunuh rusa gazel betina. Rusa yang tak berdaya itu memandang Imam penuh harap pertolongan.

Lanjutkan membaca “Bermimpi Imam Ridha, Farshchian Lukis “Sang Penjamin Rusa””

Inner Beauty Wanita Muslim

Ketika seorang wanita muslim berada di masyarakat, dia ingin agar masyarakat melihat sisi kemanusiannya; bukan seksualitasnya. Seksualitas hanya untuk pasangan yang ada di rumah. Baik pria maupun wanita harus membatasi daya tarik seksualnya kepada pasangannya. Di dalam masyarakat, kita semua adalah manusia; baik pria maupun wanita. Kita tidak boleh berperilaku dengan menekankan sisi gender. Karenanya, diri kita sebagai manusia harus lebih diutamakan.

Di masyarakat yang seksualitas wanitanya lebih terlihat jelas bagi pria, tidak hanya membuat wanita menjadi kurang aman dan kekerasan lebih banyak terjadi padanya, tapi juga membuatnya direndahkan. Karena seolah masyarakat mengatakan kepadanya: “Aku tidak peduli dengan hakikat dirimu. Aku hanya peduli dengan penampilanmu. Kamu sendiri tidak ada artinya bagiku.”
Lanjutkan membaca “Inner Beauty Wanita Muslim”