Iman yang Mengalahkan Pedang di Benua India

Tahun 683, tiga tahun setelah tragedi Karbala, Yazid secara diam-diam dinyatakan wafat. Namun jaring sutra sejarah yang ditenun oleh laba-laba kebencian seperti Yazid terus menelan umat manusia ke dalam kehancuran selama 60 tahun. Jenghis Khan dan Hulagu Khan memang bukan orang beriman, tapi Yazid dan Marwan melampaui mereka berdua dalam menyebabkan kerusakan spiritual yang tak dapat diperbaiki.

Lanjutkan membaca “Iman yang Mengalahkan Pedang di Benua India” ā†’

Ingin Gugat Al-Qur’an, SunnÄ« dan Syiah Kecam Waseem Rizvi

Ratusan muslim Syiah dan sunnī kompak berkumpul di sekitar Masjid Asfi, Lucknow, India, pada hari Minggu (14/3). Mereka sepakat mengusung aksi Aksi Melindungi Quran (Tahaffuz-e Quran) dan mengecam politisi dan mantan ketua Dewan Wakaf Syiah, Waseem Rizvi. Pasalnya, dua hari sebelumnya Rizvi mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung untuk meminta penghapusan 26 ayat Alquran. Menurutnya, 26 ayat tersebut mempromosikan kekerasan dan memicu aksi terorisme.

Lanjutkan membaca “Ingin Gugat Al-Qur’an, SunnÄ« dan Syiah Kecam Waseem Rizvi” ā†’

Bahkan Kepergian Kalbe Sadiq Menyatukan Syiah dan Suni

Perjuangan Maulana Kalbe Sadiq untuk kemanusiaan di dunia terhenti pada 24 November 2020. Penganut Syiah, ahlusunah, bahkan Hindu mengantarkan cendekiawan sekaligus pendidik dan reformis itu ke tempat peristirahatan terakhir. Presiden India, Ram Nath Kovind, dalam surat dukanya bersaksi bahwa Kalbe Sadiq akan selalu dikenang atas kontribusi dan warisannya kepada masyarakat.

Lanjutkan membaca “Bahkan Kepergian Kalbe Sadiq Menyatukan Syiah dan Suni” ā†’