Pernikahan Sederhana Putra Presiden

Ini bukan cerita pernikahan putra seseorang yang mumpung menjadi presiden di negeri tetangga. Cerita ini tidak akan dibalut dengan gempita pernak-pernik sehingga tidak akan membuat wong cilik merasa iri dengan kemewahan. Seorang blogger, Javad Matin, menuliskan pengalamannya di pernikahan putra Mahmoud Ahmadinejad.

Rabu malam, telepon saya berdering. Saya diundang ke upacara pernikahan sahabat baik saya, Alireza, yang akan berlangsung malam berikutnya.
Lanjutkan membaca “Pernikahan Sederhana Putra Presiden”

Ustaz, Kiai, Mubalig yang “Ngartis”

Oleh: Mustofa Bisri

Konon istilah mula-mula muncul sebagai kesepakatan sesuatu kelompok atau kalangan tertentu. Istilah-istilah hadis, misalnya, muncul dari kesepakatan kalangan muhadditsîn; istilah-istilah kesenian dari kalangan seniman; dan seterusnya. Namun kemudian istilah-istilah yang beredar di masyarakat itu sering mengalami kerancuan pengertian. Antara lain, karena orang seenaknya saja menggunakan istilah itu, dan tidak mau—atau tak sempat—merujuk ke sumber asalnya. Kerancuan itu ternyata membawa dampak dalam kehidupan bermasyarakat.
Lanjutkan membaca “Ustaz, Kiai, Mubalig yang “Ngartis””

Gempa Padang, Surah 17 Ayat 16, dan Pelantikan DPR

Mungkin saja kita akan beranggapan bahwa ketiga hal di atas: Gempa di Sumatera Barat yang terjadi pada pukul 17:16 WIB terkait dengan surah ke-17 (Al-Isra) ayat 16 yang “menyindir” pelantikan DPR,  sebagai kebetulan, atau “memaksakan”, atau mungkin peringatan dari Allah. Karena sebelumnya saya pernah tulis juga mengenai orang yang “asal tafsir” padahal Allah yang paling memahami maksud sebuah ayat. Jadi, semua itu kembali kepada Anda.

Gempa di Sumatera Barat dan sekitarnya yang terjadi pada pukul 17:16 WIB (meskipun dan padahal beberapa berita menyebutnya pada pukul 17:15 WIB) oleh beberapa orang dihubungkan dengan surah Al-Isra ayat ke-16: “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Lanjutkan membaca “Gempa Padang, Surah 17 Ayat 16, dan Pelantikan DPR”