Pengalaman Membayar Khumus Pertama Kali

Selain pembayaran zakat, kewajiban sosial lain yang digariskan dalam Alquran namun jarang terdengar adalah khumus. Kalau Anda masih ingat, setelah penyerangan terhadap pengikut Syiah di Sampang terjadi, kembali muncul beberapa tuduhan terhadap mazhab ini yang di antaranya terkait dengan khumus. Kelirunya, khumus yang diwajibkan Allah dianggap sebagai fee sebesar 20% untuk biaya jihad fi sabilillah.[1] Tuduhan ini sengaja dibuat untuk menakut-nakuti pemerintah beserta warga awam karena kini—sebagaimana yang kita ketahui—kata jihad menjadi istilah yang dikonotasikan dengan terorisme. Lanjutkan membaca “Pengalaman Membayar Khumus Pertama Kali”

Kata “Ahlulbait” dalam Alquran

Ada seseorang yang kerap kali berkunjung ke blog ini (serta blog lainnya) dan konsisten dalam berkomentar tentang topik yang sama. Sesekali dia datang dan kembali meng-copy-paste hipotesisnya. Orang itu beranggapan bahwa konflik suni-Syiah disebabkan perebutan tahta ahlulbait. Dia juga mengatakan bahwa ahlulbait (dan keturunan nabi) sudah tidak ada, sehingga sepantasnya tidak perlu ada lagi konflik suni-Syiah.

Dia mungkin mencoba untuk menyederhanakan masalah. Sangat mungkin dia akan kembali lagi ke blog ini dan mengulang hipotesisnya. Saya jadi berpikir, kalau ahlulbait sudah tidak ada, mengapa nabi saw. mewasiatkan umatnya untuk berpegang teguh pada Alquran dan ‘itrah, ahlulbait (HR. Muslim)? Kalau Alquran suci, bagaimana mungkin dipadankan dengan yang tidak suci? Kalau Alquran kekal dan menjadi petunjuk hingga saat ini, bagaimana pantas dipadankan dengan sesuatu yang sudah tidak ada? Berikut ini sekelumit penjelasan tentang kata “ahlulbait” dalam Alquran yang saya kutip dari A Shi’ite Encyclopedia.
Lanjutkan membaca “Kata “Ahlulbait” dalam Alquran”

Ahmadinejad Bukan Keturunan Yahudi!

Rumor yang mengatakan bahwa keluarga Mahmud Ahmadinejad pindah agama dari Yahudi ke Islam adalah dusta. Faktanya, mereka bangga sebagai Syiah.

Pada bulan Juni 2005, kemunculan yang cepat Mahmoud Ahmadinejad dari seorang walikota Tehran menjadi presiden salah satu negara berpengaruh di Timur Tengah mengejutkan semua orang. Salah satu alasan yang membuat orang heran adalah minimnya kabar tentang dirinya.

Lanjutkan membaca “Ahmadinejad Bukan Keturunan Yahudi!”