Bermimpi Imam Ridha, Farshchian Lukis “Sang Penjamin Rusa”

Tahun 817, Khalifah Abbasiyah bernama Al-Ma’mun memanggil paksa seorang keturunan nabi saw. bernama Imam Ali Al-Ridha. Imam Ridha, yang merupakan salah seorang imam Syiah, akhirnya meninggalkan Madinah menuju Khorasan, Iran. Melintasi belantara, Imam melihat pemburu sedang membidikkan anak panah untuk membunuh rusa gazel betina. Rusa yang tak berdaya itu memandang Imam penuh harap pertolongan.

Lanjutkan membaca “Bermimpi Imam Ridha, Farshchian Lukis “Sang Penjamin Rusa”” ā†’

Perjuangan Cinta Penganut Syiah dan Suni

Romeo dan Juliet atau Layla dan MajnunĀ telah dikenang abadi. Begitu juga dengan Zakia dan Mohammad Ali. Zakia adalah seorang Tajik bermazhab ahlusunah, sementara Ali adalah seorang Hazara bermazhab Syiah. Keluarga Zakia menentang hubungan mereka berdua atas dasar budaya, etnik, dan agama.Ā Ayah, ibu, dan sepupunyaĀ rela mengorbankan harta dan nyawa mereka untuk memburu dan membunuh Zakia dan Ali karena kejahatan yang mereka dilakukan: jatuh cinta. Lanjutkan membaca “Perjuangan Cinta Penganut Syiah dan Suni” ā†’

Mencintai Seseorang Tanpa Perlu Mengenal

Disebutkan pada bulan Muharam, terdapatĀ sebuah anjuran untuk membaca kisah tentang cucu nabi yang syahid di Karbala, Husain bin Ali. Tulisan ini diharapkan dapat menjadi wasilah dengan cara meneruskan sebuah kisah tentang akhlak Husain bin Ali yang pernah disampaikan oleh Sayed Ammar Nakshawani. Kisah ini merupakanĀ bukti bagaimana Husain bin Ali telah mempelajari akhlak kakeknya, Rasulullah saw., untuk mencintai pribadi yang bahkan belum dikenal. Lanjutkan membaca “Mencintai Seseorang Tanpa Perlu Mengenal” ā†’