Hukum Memperingati Maulid Nabi Menurut Sunnī dan Syiah

Siapa sih yang tidak senang kalau orang yang kita sayangi lagi berulang tahun? Apalagi ini bukan sembarang orang, tapi kesayangan Allah (habibullah). Namun bagi sebagian muslim, perkaranya tidak sesederhana itu. Nabi Muhammad saw. adalah rasul terakhir dan segala hal yang berkaitan dengan beliau jadi erat dengan hukum agama. Meski timbul pertanyaan: apakah memperingati maulid nabi itu berkaitan dengan syariat?

Lanjutkan membaca “Hukum Memperingati Maulid Nabi Menurut SunnÄ« dan Syiah” ā†’

Tanggal Lahir Nabi Muhammad Menurut Sunnī dan Syiah

Raja Abrahah gagal menghancurkan Kaā€™bah. Pilar istana kekaisaran Persia berjatuhan. Api abadi kaum Majusi tiba-tiba padam. Danau Sawa di Irak mengering dan gereja di sekitarnya roboh. Semua peristiwa itu diyakini terjadi berkaitan dengan kelahiran Nabi Muhammad saw. Namun menariknya, tanggal lahir utusan Allah yang terakhir itu sendiri tidak terlepas dari perbedaan pendapat. Berikut ini pendapat beberapa ulama sunnÄ« dan Syiah:

Lanjutkan membaca “Tanggal Lahir Nabi Muhammad Menurut SunnÄ« dan Syiah” ā†’

Lantunan Seribu Selawat dari Kota Qazvin

Peringatan Perayaan Persatuan (Jashn Vahdat) di kota Qazvin memunculkan pertanyaan: apakah persatuan suni dan Syiah hanya diperjuangkan karena alasan politis? Hanya karena keduanya memiliki musuh bersama, yaitu Israel dan Amerika Serikat? Atau ia merupakan persatuan yang bersifat hakiki dan mendasar dalam agama Islam? Pertanyaan seperti ituĀ sebenarnya sudah memiliki jawabannya dalam Alquran:Ā sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara.

Meski di antara suni dan Syiah terdapatĀ perbedaan dalam masalah-masalah fikih, agama pulalah yang mempertegas mereka untuk tetap bersatu dalam hal-hal cabang tersebut. Sebagai contoh, menurut fikih suni Hanafi membaca basmalah dalam salat bukanlah hal yang wajib. Sementara menurut fikih Syiah, membaca basmalah dalam salat adalah wajib, bahkan dianjurkan untuk dikeraskan.

Meskipun menurut fikih Syiah salat yang dilakukan dengan cara seperti mazhab Hanafi itu batal, tetapi Imam Jafar dalam kitab WasĆ¢il mengatakan bahwa salat di belakang mereka (yang berlainan pendapat) seolah seperti salat di belakang Rasulullah saw.
Lanjutkan membaca “Lantunan Seribu Selawat dari Kota Qazvin” ā†’