Covid-19 Telah Menghancurkan Kesombongan Barat?

Sewaktu koronavirus mencapai puncaknya, dunia seolah terhenti. Kota-kota penting dunia termasuk pusat ekonomi dan industri menjadi sepi. Warga dunia berdiam dalam rumah mengurung diri. Ada yang mengatakan, alam semesta pulih. Lalu ada seorang ulama yang lantas berujar, “Koronavirus membawa berkah. Virus ini berhasil menghancurkan kesombongan Barat. Korona berhasil meluluhlantakkan keangkuhan orang Barat!”

Lanjutkan membaca “Covid-19 Telah Menghancurkan Kesombongan Barat?”

Tujuan Utama Agama Bukan Menemukan Vaksin Covid-19

Saat awal koronavirus merebak, dunia jelas tidak siap. Karena panik, kasus positif yang diikuti kematian meningkat cepat. Iran termasuk di antara negara yang pada awalnya berspekulasi. Fasilitas kesehatan di sana sempat kewalahan menghadapi pasien yang terus berdatangan. Pada pertengahan tahun 2020, seorang ulama mengunggah video di kanalnya. Dia melontarkan otokritik yang dimaksudkan untuk membangkitkan diskusi.

Lanjutkan membaca “Tujuan Utama Agama Bukan Menemukan Vaksin Covid-19”

Ulama Iran Mengkritik Beberapa Cerita Asyura

Tragedi Karbala pada hari Asyura adalah sejarah yang gamblang. Orang yang mempelajari sejarah tahu kalau peristiwa itu terdokumentasi dengan baik. Sumbernya banyak sekali. Namun sejarah tetap tak terlepas dari distorsi atau tahrif. Apa itu tahrif? Syahid Motahhari mengatakan, tahrif dalam bahasa Arab berasal dari kata harrafa. Artinya memiringkan, mencondongkan, mengubah, mendistorsi. Maksudnya membuat sesuatu menyimpang dari jalur atau posisi semula.

Lanjutkan membaca “Ulama Iran Mengkritik Beberapa Cerita Asyura”