Mengapa Imam Sajjād Mendoakan Tentara Umayyah?

Bagi ahlulbait, menjaga dan memperkuat prinsip Islam lebih penting dari apapun. Pada masa Imam ‘Alī Zain Al-‘Ābidīn, tidak ada peristiwa brutal yang dialami ahlulbait. Namun pada saat yang sama, beliau mendoakan penjaga perbatasan kekuasaan Islam pada masa pemerintahan Bani Umayyah. Dalam Shahīfah As-Sajjādiyah, terdapat doa yang dikhususkan untuk para penjaga perbatasan sekaligus untuk kehancuran musuh mereka.

Lanjutkan membaca “Mengapa Imam Sajjād Mendoakan Tentara Umayyah?”

Abu Bakar Baasyir Inginkan Imamah

Bagi sebagian orang ini berita biasa, tapi bagi saya ini cukup menarik. Ustaz Abu Bakar Baasyir yang dijuluki “Si Mata Singa” ini keluar dari Majelis Mujahidin Indonesia. Dia menganggap bahwa sistem organisasi yang di-amiri-nya sudah tidak sejalan dengan syariat dan kembali ke jahiliah. Hal ini karena menurutnya pemimpin hanya sebagai simbol dan tidak memiliki otoritas dalam mengambil keputusan saat rapat.

“Sistem kepemimpinan seperti ini tidak ada dalam sejarah Islam. Dalam Islam hanya mengenal sistem berorganisasi yang disebut dengan jama’ah wal imâmah yaitu pemimpin mempunyai otoritas penuh untuk mengambil keputusan setelah bermusyawarah dengan majelis syura, lalu amir-lah yang mengambil keputusan akhir walaupun keputusan itu tidak populer dalam majlis syura, dan seluruh anggota baik di majelis syura hingga tingkat bawah harus sami’nâ wa atha’nâ siap taat melaksanakan bersama,” kata Baasyir.
Lanjutkan membaca “Abu Bakar Baasyir Inginkan Imamah”