Rencana Israel Membunuh Imam Khomeini

Lebih dari tiga puluh tahun sudah Yossi Alpher meninggalkan badan intelijen Israel, Mossad. Tapi sebuah memori masa lampau selalu membangunkan mantan agen ini padaĀ pukul empat pagi. Bagaimana kalau Mossad menyetujui sebuah permintaan pada tahunĀ 1979 untuk membunuh Ayatullah Ruhollah Khomeini, ketika sedangĀ berada di pengasingan dekat Paris? “Sulit menjawabnya,” kata Alpher dalam sebuahĀ wawancara. “Tapi itulah contoh dari pentingnya pemimpin karismatik dan konsekuensiĀ ketika mereka tiada.” Lanjutkan membaca “Rencana Israel Membunuh Imam Khomeini” ā†’

Tidak Mewakili Iran Sepenuhnya

Ketika kita berkunjung ke sebuah negara lalu kembali ke negara sendiri sambil menceritakan apa yang kita alami di negara tersebut, cerita kita tetap tidak bisa mewakili keseluruhan lahir-batin negara yang Anda kunjungi. Hal yang sama juga terjadi ketika, misalnya, seorang asing mengunjungi negara Indonesiaā€”lalu kembali ke negaranya lalu menceritakan hal-hal baik dan buruk tentang (rakyat) Indonesiaā€”atau saya sebagai orang asing mengunjungi negara Republik Islam Iran.

Terkadang untuk mengenali sebuah negara asing tidak selalu terkait dengan berapa lama kita tinggal di negara tersebut. Misalkan, seseorang yang tinggal di Iran selama sepuluh tahun tidak selalu berarti bahwa dia lebih tahu dibandingkan dengan seseorang yang tinggal di Iran selama tiga tahun. Karena bisa jadi seseorang yang tinggal lebih lama tidak banyak berinteraksi atau memiliki interaksi yang terbatas dengan sendi kehidupan rakyat Iran.
Lanjutkan membaca “Tidak Mewakili Iran Sepenuhnya” ā†’