Fathi Shaqaqi: Pejuang Palestina Pemersatu Sunnī-Syiah

Ibrahim sangat senang ketika bayinya lahir pada tahun 1951 di Jalur Gaza. Dia menamai bayi mungil itu: Fathi Shaqaqi. Beranjak remaja, baru berusia 15 tahun, Fathi kehilangan ibunya. Fathi yang tertarik dengan ilmu matematika, memutuskan untuk mendalaminya di sebuah universitas Tepi Barat. Di kampus inilah, Fathi bergaul dengan berbagai kelompok. Dia mengagumi Imam Hassan Al-Banna, pendiri Ikhwanul Muslimun, dan Syekh Ahmed Yassin, pendiri Hamas.

Lanjutkan membaca “Fathi Shaqaqi: Pejuang Palestina Pemersatu Sunnī-Syiah”

Soleimani Bisa Menyatukan Suni-Syiah, Bagi yang Mau

Good men must die, but death cannot kill their names. Pengaruh Jenderal Qasem Soleimani di Timur Tengah justru semakin kuat pasca-kematiannya nih guys… Soalnya Soleimani emang udah memimpin Pasukan Quds selama lebih dari 20 tahun! Pasukan Quds itu punya tugas khusus untuk melakukan operasi di luar wilayah Iran. Sesuai dengan namanya nih, tujuan utama Pasukan Quds sebenarnya untuk membebaskan tanah Yerusalem.

Lanjutkan membaca “Soleimani Bisa Menyatukan Suni-Syiah, Bagi yang Mau”

Apa Komentar Orang Palestina dan Israel Soal Syiah?

“Apa pendapatmu tentang Syiah?” Corey Gil-Shuster, seorang pembuat film amatir, mengajukan pertanyaan itu kepada warga Palestina dan Israel. Melalui proyek Ask an Israeli/Ask a Palestinian, Corey punya tujuan sederhana: mengajak dunia melihat pendapat warga jalanan dari negara yang sedang mengalami konflik. Bersama penerjemah, Corey tak hanya menanyakan beragam isu Timur Tengah, tapi juga tentang Syiah. Meski tak selalu ilmiah dan akurat, tapi beginilah komentar mereka. Lanjutkan membaca “Apa Komentar Orang Palestina dan Israel Soal Syiah?”