Rencana Israel Membunuh Imam Khomeini

Lebih dari tiga puluh tahun sudah Yossi Alpher meninggalkan badan intelijen Israel, Mossad. Tapi sebuah memori masa lampau selalu membangunkan mantan agen ini padaĀ pukul empat pagi. Bagaimana kalau Mossad menyetujui sebuah permintaan pada tahunĀ 1979 untuk membunuh Ayatullah Ruhollah Khomeini, ketika sedangĀ berada di pengasingan dekat Paris? “Sulit menjawabnya,” kata Alpher dalam sebuahĀ wawancara. “Tapi itulah contoh dari pentingnya pemimpin karismatik dan konsekuensiĀ ketika mereka tiada.” Lanjutkan membaca “Rencana Israel Membunuh Imam Khomeini” ā†’

Beragama Tanpa Keikhlasan: Tidak Adanya Akhlak

Bagaimana mungkin ada orang yang terlihat alim, berpakaian layaknya ulama, merasa dekat dengan agama tapi berlaku kasar? Lalu menuduh orang lain yang tidak sepaham dengan dirinya sebagai ahli bidah? Bahkan ada yang sampai melakukan aksi teror bom? Perlahan, orang  seperti ini justru membuat masyarakat menduga: janga-jangan agamalah penyebab perbuatan mereka itu. Di sisi lain, masyarakat awam terkecoh dengan penampilan lahiriah mereka yang terkesan saleh.

Lanjutkan membaca “Beragama Tanpa Keikhlasan: Tidak Adanya Akhlak” ā†’

Khomeini dan Khamenei Bicara tentang Mesir

“Saya berharap negara lain memberikan perhatian; mengikuti bangsa Iran. Mesir, janganlah merasa puas dengan pemerintahan penindas kalian yang mengatakan akan menghancurkan siapapun yang menggunakan nama Islam. Ketahuilah bahwa Islam dalam bahaya di Mesir. Wajib bagi pria dan wanita Mesir untuk bangkit dan menghancurkan pemerintahan ini yang mengumumkan perang terhadap Islam.” (Shahifah-i Imam, j. 15, h. 318)

“Presiden kedua yang dipaksakan pada negara (Husni Mubarak) ini mengira bahwa dia akan memerintah di Mesir seperti pendahulunya (Anwar Sadat). Sebelum menjadi presiden, dia mengumumkan solidaritasnya dengan Israel dan Amerika. Dia mengabaikan bahwa rakyat telah melemparkan pendahulunya ke neraka; rakyat akan melakukan hal yang sama kepadanya. Mesir harus tahu bahwa kalau mereka bangkit sebagaimana Iran bangkit maka mereka akan berhasil. Bangsa Mesir tidak perlu takut dengan darurat militer; abaikan hal itu sebagaimana Iran melawan dan turun ke jalan. Ulama Mesir harus bangkit dan membela Islam.” (Shahifah-i Imam, j. 15, h. 285)

Lanjutkan membaca “Khomeini dan Khamenei Bicara tentang Mesir” ā†’