Hobi Main Game Menyatukan Remaja Suni dan Syiah di Arab Saudi

Setiap Kamis sore, awal akhir pekan di Arab Saudi, anak-anak sekolah berkumpul di mal Euromarche, Riyadh. Tujuan utamanya satu: toko CD mainan. Harganya sekitar 20 Riyal; setara dengan Rp70 ribu. Harga murah dan kualitas sampul yang jelek mencerminkan CD mainan yang dijual ialah bajakan. Tapi siapa yang peduli? Anak-anak tetap senang bisa mendapatkan game terbaru. Lanjutkan membaca “Hobi Main Game Menyatukan Remaja Suni dan Syiah di Arab Saudi” →

Perilaku Berkendaramu, Cerminan Akhlakmu

Pernah dipaksa pengendara lain melanggar lalu lintas? Seperti diklakson dari belakang untuk menerobos lampu merah karena kondisi jalan yang sepi? Atau, dipaksa memotong jalur orang lain oleh penumpang satu kendaraan? Saat ini, lingkungan membentuk manusia untuk ringan dalam melanggar aturan. Bahkan pelanggaran terhadap aturan juga didorong oleh orang terdekat. Pengabaian terhadap aturan lalu lintas ini biasanya dilakukan secara sadar, bahkan sering kali diketahui secara jelas konsekuensinya. Hal itulah yang menjadi bukti kualitas akhlak kita: manusia.  Lanjutkan membaca “Perilaku Berkendaramu, Cerminan Akhlakmu” →

Ibadah Ramadan: Kesalehan Individual atau Sosial?

Seorang wanita—sebut saja Fatimah—mengadu kepada seorang ustaz, “Setiap kali masuk bulan Ramadan, aku merasa sedih. Aku bertambah sedih karena aku merasa sedih. Bukankah kata Pak Ustaz, Rasulullah dan sahabatnya menyambut Ramadan dengan gembira?” Mata berkaca-kaca dan hidung memerah, ustaz menjadi yakin kalau wanita itu menangis beneran. Ustaz itu sudah sering menemukan dalam majelis-majelis pengajian, ustaz yang menangis bohongan dan pendengar yang menangis beneran. Lanjutkan membaca “Ibadah Ramadan: Kesalehan Individual atau Sosial?” →