Nabi Yusuf dan Imam Mahdi

Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik (ahsanal qashash) dengan mewahyukan Alquran ini kepadamu dan sesungguhnya kamu sebelumnya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui. Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”

Itulah bagian awal dari surah Yusuf yang selalu diputar dalam setiap episode film besutan Farajollah Salahshoor. Memang benar bahwa satu huruf dalam ayat Quran bisa memiliki beragam makna, apalagi dengan satu ayatnya. Jadi ayat di atas juga tentu memiliki beragam pemaknaan, misalnya bidang astronomi. Tapi, mendengarkan ayat di atas pada setiap awal episode film Yusuf membuat saya teringat dengan dua belas imam ahlulbait. Apa hubungannya?
Lanjutkan membaca “Nabi Yusuf dan Imam Mahdi”

Jangan Pernah Mengatakan “Tidak”!

Setiap kali ada tukang minta-minta, saya selalu teringat cerita dari Imam Ali Zainal Abidin di bawah ini. Cerita yang membuat saya sadar bahwa saya bukanlah apa-apa dan bukan siapa-siapa. Membuat saya malu untuk mengaku-ngaku sebagai pengikut (syiah) ahlulbait.

Contoh dari Imam As-Sajjad yang tidak pernah menolak setiap orang yang meminta kepadanya. Pasti akhlak ini bersumber dari neneknya, Sayidah Fatimah az-Zahra, yang Nabi berkata bahwa setiap orang yang datang ke rumah Fatimah tidak pernah kecewa. Mari kita baca cerita ini.

Abu Hamzah Ats-Tsumali suatu ketika salat subuh di Madinah pada hari Jumat bersama Imam Ali Zainal Abidin. Ketika selesai, Imam langsung bangkit dan menuju ke rumahnya. Abu Hamzah mengikutinya hingga sampai rumah.

Lanjutkan membaca “Jangan Pernah Mengatakan “Tidak”!”