Kenapa Lailatulqadar Jadi Malam Mulia? Ini Penjelasannya

Sebelum dikhususkan jadi tempat ibadah, tanah tempat masjid dibangun tidak berbeda dengan sebidang tanah lainnya. Tanah itu sama sampai kemudian kita kaitkan kepada Allah dan para hamba-Nya. Di sanalah terbangun koneksi antara Allah dengan manusia. Kitalah yang memberikan kesucian pada tanah itu dengan perbuatan kita. Sejak saat itu, tidak ada lagi yang bisa membawa kotoran atau najis ke dalamnya.

Lanjutkan membaca “Kenapa Lailatulqadar Jadi Malam Mulia? Ini Penjelasannya”

Melukiskan Peristiwa Asyura adalah Jalan Hidup

Cobalah membaca kisah yang menimpa ahlulbait. Atau mendengar cerita pembunuhan yang terjadi di Karbala. Dalam pikiran, kita akan membayangkan tragedi yang terjadi saat itu. Lalu tak terasa, air mata menetes. Bayangan dan imajinasi itu juga muncul dalam benak Hassan Roholamin. Dengan penuh perasaan, dia menuangkan narasi dan peristiwa ke dalam kanvas. Akhirnya, momen yang dialami ahlulbait dan keturunannya terekam dalam bingkai.

Lanjutkan membaca “Melukiskan Peristiwa Asyura adalah Jalan Hidup”

Anosmia Mengingatkan Kita untuk Mensyukuri Indra Penciuman

Demam dan sakit kepala yang dialami istri selama dua hari sebelum akhirnya pulih, mungkin akan dianggap sakit biasa. Tapi saat hari ketiga dia mengatakan tidak bisa mencium bebauan, ini pasti ulah virus yang terkenal itu. Anosmia atau kehilangan daya penciuman menjadi salah satu penanda infeksi Covid-19 yang membingungkan saintis. Tidak ada pembengkakan, peradangan, kesulitan bernapas, atau gejala utama lainnya, tapi kemampuan mencium aroma tiba-tiba hilang.

Lanjutkan membaca “Anosmia Mengingatkan Kita untuk Mensyukuri Indra Penciuman”