Apa yang Perlu Kita Ketahui tentang Mahmoud Al-Sharkhī?

Khatib salat Jumat Masjid Fathul-Mubīn di Provinsi Babil, Irak, pada 8 April 2022 silam tak seperti biasanya. Seorang pemuda necis dengan setelan jas berwarna cokelat lengkap dengan dasinya. Tak hanya penampilan, khotbahnya pun juga mengherankan, terutama bagi muslim Syiah. Setelah menyisipkan selawat kepada sahabat nabi, dia mengutip riwayat penghancuran kuburan. Dia mengatakan, kalau kita seharusnya menghancurkan makam para nabi, imam, orang saleh, dan ulama.

Lanjutkan membaca “Apa yang Perlu Kita Ketahui tentang Mahmoud Al-Sharkhī?”

Tanpa Ukhuwah Islamiah, Imam Mahdi Tidak Akan Muncul

Sekelompok muslimin mendatangi rumah salah seorang cucu Rasulullah ﷺ, ‘Alī bin Mūsā Ar-Ridhā. “Kami para pengikut imam datang untuk bertemu,” kata mereka. Anehnya, Imam Ridhā menahan dan tidak mengizinkan mereka pergi. Setelah 60 hari berlalu, mereka lalu bertanya, “Apa yang kami lakukan sehingga Imam nampak marah kepada kami?” Mereka heran karena sudah bersikap sopan dengan menunggu dan mematuhi imam.

Lanjutkan membaca “Tanpa Ukhuwah Islamiah, Imam Mahdi Tidak Akan Muncul”

Mengintip Pejuang Toleransi Albania: Tarekat Bektashi

Sebuah lukisan besar menarik perhatian; menggambarkan Nabi Muhammad ﷺ, putrinya, Fātimah, dan suaminya, Khalifah ‘Alī. Bagi banyak kaum muslim, lukisan ini bisa jadi bentuk penistaan. Tapi Haji Edmond Brahimaj tidak menganggap soal larangan menggambar dalam Islam. Pemimpin spiritual Bektashi itu, yang disapa dengan Baba Mondi, duduk di bawah lukisan itu dan berkata, “Mereka orang tua saya; bukankah normal untuk menggantung foto keluarga Anda sendiri?”

Lanjutkan membaca “Mengintip Pejuang Toleransi Albania: Tarekat Bektashi”